Ayo Selamatkan Hiu!

Hiu adalah predator penting yang bisa menjaga keseimbangan ekosistem laut. Sayangnya, banyak hiu yang diburu dan diperdagangkan tanpa memerhatikan kelestariannya. Ada banyak alasan mengapa kita perlu selamatkan hiu dari perburuan. Kita sebagai pemancing biasanya tidak menargetkan hiu sebagai ikan tangkapan, namun kalau ternyata hiu terpancing sebaiknya hiu tersebut dilepas lagi. Krn kalau kita lagi mancing juga ga mungkin ngusir si hiu hehehe …. Hiu! hus hus! … sana pergi !

Terancam Punah 55 Tahun Lagi

Hiu adalah salah satu spesies yang populasinya terancam punah. Sebagai predator teratas, hiu mengontrol populasi hewan laut dalam rantai makanan. Populasi hiu yang sehat dan beragam berperan penting untuk menyeimbangkan ekosistem laut, termasuk menjaga kelimpahan ikan-ikan bernilai ekonomis lainnya yang kita konsumsi.

Menurut penelitian, ada 100 juta ekor hiu yang mati setiap tahun. Artinya, tiap satu detik, ada 3 ekor hiu yang mati diburu untuk diambil siripnya. Hiu hanya bisa memiliki anak sebanyak kurang dari 100 dalam setahun. Sedangkan ikan lainnya, contohnya ikan cakalang, bisa memilki 100 ribu sampai 2 juta anak dalam setahun. Jika terus diburu, hiu akan terancam punah 55 tahun lagi, terhitung sejak tahun 2013.

Bahaya untuk Dikonsumsi

Sebagai predator teratas di laut, hiu mengandung logam berat, yaitu merkuri yang lebih tinggi dari batas aman untuk dikonsumsi. Apa dampaknya jika kita mengonsumsi merkuri? Untuk ibu hamil, merkuri akan menimbulkan gangguan sistem saraf dan perkembangan calon adik bayi yang ada di dalam perut. Merkuri juga bisa menurunkan kemampuan kognitif, memori, bahasa, dan motorik kita. Selain itu, merkuri bisa mengganggu fungsi hati, ginjal, dan organ lainnya.

Apa manfaat hiu bagi hidup manusia?

Di samudra, ikan dan organisme laut saling tergantung satu sama lainnya untuk bertahan hidup. Sebagai predator tingkat atas, hiu memastikan terkendalinya populasi ikan dan menjaga keseimbangan ekosistem. Hiu juga memakan hewan yang terluka atau sakit sehingga bisa membersihkan dan menghilangkan hewan dalam kondisi lemah. Artinya hiu juga dapat berperan sebagai pembersih lautan yang memastikan kesehatan ekosistem laut bisa terjaga.

Contoh yang terjadi di Atlantik, penurunan populasi 11 jenis hiu mengakibatkan meledaknya populasi 12 jenis ikan pari hingga 10 kali lipat, yang merupakan pemangsa jenis kerang-kerangan (bivalvia). Hilangnya bivalvia mengakibatkan tingkat kekeruhan air meningkat sehingga kemampuan fotosintesis lamun menurun. Hilangnya lamun menyebabkan ikan-ikan juga hilang atau tidak bertahan hidup, hingga kawasan itu disebut dead zone. Hilangnya spesies kerang menyebabkan bisnis kuliner dilokasi tersebut juga runtuh, sehingga perekonomian terganggu.
Dengan menyelamatkan hiu, kita menjaga ekosistem laut !
Tahun 2014 Saya melihat anak2 hiu dijual Rp. 15.000/kg di Pasar Ikan Karangantu

Arief Suhardiman

Lihat Juga

Zonasi kawasan konservasi perairan

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sekitar 17.480 dengan panjang garis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!