Benarkah Ikan Oarfish Penanda Tsunami dan Gempa?

Beberapa waktu lalu warga Jepang digemparkan dengan penemuan seekor ikan besar. Ikan ini disebut oarfish. Menurut kepercayaan masyarakat Jepang, kemunculan oarfish menandakan kedatangan bencana besar. Sebab pada tahun 2010, sekitar 10 ekor oarfish terdampar di Jepang. Tidak lama kemudian terjadi gempa serta tsunami yang menewaskan 22.000 penduduk.

Fenomena ini tak cuma terjadi di Jepang. Pada 2017, hanya sehari sebelum gempa berkekuatan 5,6 skala Richter menghantam kota Luzon, Filipina, dua ekor oarfish—masing-masing memiliki panjang 3,6 meter dan 4,2 meter juga ditemukan terdampar.
Oarfish memiliki tubuh berwarna perak panjang dengan sirip merah. Oarfish adalah penghuni ikan lautan dalam yang jarang sekali terlihat di permukaan laut. Ikan ini dikenal dalam bahasa Jepang dengan nama ryugu no tsukai yang berarti “pembawa pesan dari istana raja naga.”

Ikan penguasa laut dalam ini biasanya hidup di perairan sedalam 200 hingga 1.000 meter. Oarfish yang biasanya berukuran raksasa ini memiliki bentuk tubuh mirip pita dengan ciri khas tubuh warna perak dan sirip warna merah di punggungnya.

Beberapa negara, terutama Jepang, sangat meyakini jika kemunculan ikan ini adalah pertanda bahaya besar. Dilansir dari Japan Times, Kiyoshi Wadatsumi, seorang pakar gempa asal Jepang juga pernah mengatakan bahwa makhluk hidup bawah laut seperti Oarfish memang sensitif terhadap perubahan alam, sehingga ada sedikit aktivitas pergeseran saja ia bisa muncul ke permukaan laut.

Namun, Profesor Shigeo Aramaki yang merupakan pakar seismologi dari Universitas Tokyo menepis kekhawatiran publik dengan munculnya Oarfish di Jepang. “Saya bukan pakar ikan, tapi tidak ada literatur akademis yang telah membuktikan keterkaitan ilmiah antara perilaku binatang dengan aktivitas seismik,” tegas Profesor Aramaki dalam penjelasannya.

“Saya melihat tidak ada alasan untuk khawatir dan saya tidak melihat adanya laporan perkembangan soal peningkatan aktivitas seismik di negara ini dalam beberapa pekan terakhir,” imbuhnya.

(jmi01/Bima Pradana)

Lihat Juga

Hinomiya Casting UL & Camping

Kegiatan memancing tak sekadar mendapatkan ikan ataupun menjalin pertemanan. Namun, aktivitas ini juga bisa dipakai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!