Kenangan Hotman Paris Hutapea dan Ikan Mujair Sebagai Santapan Favorit di Masa Kecil

Tahukah Anda apa makanan yang kerap di konsumsi oleh pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea dan saudara-saudaranya semasa kecil dan remaja?

Hotman Paris Hutapea yang lahir dan tumbuh di salah satu kota kecamatan di Sumatra Utara yakni Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir sejak kecil adalah sosok yang sering mengkonsumsi ikan.
Hotman Paris mengkonsumsi ikan karena sang ibu rajin untuk menyuguhkan sajian ikan bagi Hotman yang juga 10 bersaudara ini.
Ikan yang selalu disajikan oleh sang ibu adalah ikan khas yang banyak didapat dari Danau Toba yakni ikan mujair.
Hotman Paris menceritakan masa kecilnya itu saat dirinya berbincang-bincang secara daring dengan Ustaz Abdul Somad pada Sabtu 13 Juni 2020 yang lalu. Perbincangan kedua tokoh inipun diunggah di media sosial mereka baik instagram, facebook maupun youtube.
Hotman menceritakan, sang ibu, Rusmina Tiobinur Simanjuntak sering membeli seember ikan mujair di pasar untuk dimasak sup buat anak-anaknya tiap hari.
“Ikan mujair itu disup setiap hari, di kasih ke anaknya selalu dengan berpesan, agar kau pintar nanti di sekolah. Ibu saya percaya makanan (ikan itu) turut membantu IQ,” kata Hotman Paris.
Menurut Hotman Paris dengan lemah lembut sang ibunda Hotman Paris Hutapea membujuk anaknya untuk makan sayuran dari daun pepaya maupun mengkonsumsi telor. Pada masa itu, sang ibunda menyadari anak-anaknya harus mendapatkan nutrisi yang cukup baik agar IQnya tumbuh dengan baik.
Karena itulah, bagi Hotman Paris Hutapea, sang ibu adalah sososk yang penuh inspiratif dan sangat mendukung kesuksesannya.
Memang ikan air tawar yang sering dikonsumsi Hotman Paris Hutapea ini ini mengandung protein yang baik untuk perkembangan otot dan otak karena mengandung asam lemak omega 3.
Selain itu nutrisi ikan mujair seperti fosfor berguna untuk memperkuat tulang, serta selenium yang dapat menangkal radikal bebas.
Ikan mujair adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Mudah didapat, harga terjangkau, dan mengandung berbagai nutrisi yang berguna membuatnya disukai oleh banyak orang.
Secara umum setiap 100 gram ikan mujair mengandung sebanyak 128 kalori. Selain itu ada 26 gram protein dan 3 gram lemak.
Nutrisi lain yang ada di ikan air tawar ini adalah Vitamin B3, Vitamin B12, Fosforus, Selenium, Potasium juga Asam lemak omega 3.
Ikan mujair, memiliki nama dalam bahasa latin Oreochromis mossambicus. Ikan ini adalah jenis ikan tawar yang memiliki bentuk tubuh berukuran sedang. Total panjang tubuh maksimum yang dicapai ikan mujair adalah sekitar 40 sentimeter.
Bentuk badannya pipih dengan warna hitam, keabu-abuan, kecoklatan, atau kuning. Ikan mujair berada dalam satu famili yang sama, yakni tilapia, dengan jenis ikan lainnya yang biasa disantap, yakni ikan nila.
Cara mengolah ikan mujair ini dengan cara digoreng, bakar, pepes, dan lainnya seperti sup ikan yang sering disajika oleh ibunda Hotman Paris Hutapea kepada 10 anak-anaknya.
Pemerintah sendiri saat ini sedang fokus menjadikan wilayah di sekitar Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas. Karena itulah Kementerian Kelautan dan Perikanan melihat adanya peluang besar bagi masyarakat setempat untuk membuka usaha baru di bidang pengolahan perikanan.
Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan beberapa waktu lalu menyelenggarakan klinik mutu perikanan pada kegiatan Karnaval Pesona Danau Toba ke-4 di Pantai Pasir Putih Parparean, Balige, Toba Samosir September 2019.
“Kami berharap sektor Perikanannya pun berkembang. Masyarakat Sumatera Utara (Batak) sudah familiar dan menjadi budaya untuk makan ikan,” Ucap Darwin Siagian, Bupati Toba Samosir saat itu.
Danau Toba dikelilingi oleh 7 (tujuh) Kabupaten/Kota dengan potensi perikanan yang sangat besar terutama bagi perikanan budidaya.
Jenis ikan yang ada dikawasan Danau Toba diantaranya Ikan Pora-Pora, Ikan Batak, Ikan Mujair dan jenis ikan lain.

(Bimoseno Said/JMI)

Lihat Juga

Selamat Jalan Sobat, Lamhot Aritonang

Telah meninggal dunia sahabat, dan anggota Jurnalis Mancing Indonesia, Lamhot Aritonang, Photojournalis  detik.com, pada hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!